Kecerdasan intelektual dan emosional berpengaruh terhadap sikap seseorang dalam menghadapi berbagai kondisi dan situasi apapun yaitu dengan sikap yang tenang, positif thinking, fokus terhadap situasi yang dialami, bersikap solutif, tidak mencari – cari penyebab kesalahan, mengendalikan emosi dengan sangat baik dan lain – lain. Nah, jika kedua kecerdasan tersebut dimiliki oleh seseorang, maka dia akan menjadi pribadi yang sangat sempurna di mata manusia lainnya.

Kecerdasan emosional merupakan kemampuan mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri, kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain. Selain kecerdasan intelektual, hal yang saat ini diperlukan oleh manusia adalah mengenai kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional berpengaruh terhadap sikap seseorang dalam menghadapi berbagai kondisi dan situasi apapun yaitu dengan sikap yang tenang, positif thinking, fokus terhadap situasi yang dialami, bersikap solektif, tidak mencari – cari penyebab kesalahan, mengendalikan emosi dengan sangat baik dan lain – lain.

Nah, jika kedua kecerdasan tersebut dimiliki oleh seseorang, maka dia akan menjadi pribadi yang sangat sempurna di mata manusia lainnya. Namun, hal tersebut tidak gampang dimiliki oleh seseorang, hanya beberapa gelintir orang saja yang memiliki kedua kecerdasan tersebut. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan karakterisktik manusia yang memiliki tingkat kecerdasan rendah dan kurang baik dalam menyikapi segala situasi yang mereka hadapi.

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan karakteristik dari orang yang memiliki tingkat kecerdasan emosional yang rendah yang merupakan kebalikan dari sikap – sikap yang mencerminkan orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi. Adapun karakteristik orang yang memiliki kecerdasan emosional rendah tersebut adalah sebagai berikut :

Gampang stress. Orang yang kurang mampu menggunakan kecerdasan emosionalnya cenderung akan cepat mengalami stress.

Sulit Tegas pada diri sendiri. Orang dengan tingkat EQ yang rendah umumnya memiliki perilaku yang kurang mampu bersikap tegas pada diri sendiri sehingga bisa menimbulkan  reaksi emosi yang tidak perlu. 

Minim kosa kata emosi. Orang dengan tingkat EQ rendah tidak memahami apa yang terjadi pada dirinya.

Cepat membuat asumsi. Ciri yang nyata dari orang dengan kecerdasan emosional yang rendah adalah cepat membuat opini lalu malas melakukan konfirmasi.

Menyimpan unek-unek. Emosi negatif yang menyertai unek-unek yang disimpan merupakan sikap yang sering dilakukan oleh orang dengan EQ rendah.

Sering merasa tak dipahami. Anda merasa orang lain tak memahami maksud anda karena sebenarnya anda tidak mampu menyampaikan pesan dalam cara yang orang lain pahami.

Menyalahkan orang lain.

Gampang tersinggung.

Demikian beberapa hal yang berkaitan dengan karakteristik orang yang memiliki kecerdasan emosional yang rendah. Salah satu faktor pendukung kecerdasan emosional seseorang adalah dengan mengkonsumsi nutrisi tepat untuk pengendalian diri agar lebih tenang, contohnya adalah susu. Biasakan anak kita mengkonsumsi produk susu Dancow yang sudah terbukti memberikan manfaat terhadap perkembangan kecerdasan seseorang baik kecerdasan intelektual maupun emosionalnya.