Jika Anda mempunyai niat mendirikan usaha, maka sudah menjadi tanggung jawab Anda juga untuk memastikan bahwa lingkungan di sekitarnya tidak rusak karena limbah yang timbul dari industri Anda tersebut. Untuk itulah, dokumen tentang AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dan dokumen UKL UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) harus Anda susun dulu, katakanlah sebagai syarat agar Anda dapat izin.

AMDAL mungkin tidak selalu wajib dilakukan oleh semua tipe industri, namun dokumen untuk UKL UPL tetap diperlukan, sebagai dasar pemantauan dan evaluasi, serta rencana nyata Anda untuk meminimalisir kerusakan lingkungan. Dalam prosedur penyusunannya, Anda akan harus mengisi formulir yang berisi:

  • Tentang identitas dari pemrakarsa (yaitu Anda, dan nama usaha Anda).
  • Tentang rencana dari usaha Anda, dan apa saja kegiatan di dalamnya, termasuk rincian tentang peralatan dan kegiatan teknis.
  • Apa saja kemungkinan adanya dampak terhadap lingkungan akibat dari kegiatan tersebut.
  • Program apa yang telah Anda rancang dan siap diimplementasikan untuk lingkungan, serta pemantauannya.
  • Tanda tangan dan juga cap.

Setelah menyusunnya, Anda kemudian harus memberikan dokumen ini kepada:

  • Instansi yang bertanggung jawab dalam bidang untuk pengelolaan lingkungan hidup, yang berada di kota atau kabupaten di mana industri Anda berada, jika Anda membuka usaha hanya di satu kota saja.
  • Instansi yang bertugas di pengelolaan lingkungan tingkat provinsi, jika kegiatan usaha Anda tersebut terletak di lebih dari satu kota.
  • Instansi yang tanggung jawabnya ada di pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian untuk dampak pada lingkungan, jika Anda membuka usaha di lebih dari satu provinsi, atau di luar negeri.

Di dalam dokumen UKL UPL tersebut, Anda harus bisa menguraikan dengan jelas apa saja langkah-langkah untuk bisa menangani jika ada keadaan darurat, bagaimana memantau efektivitas dari rencana tersebut, dan apa tolak ukur keberhasilan pengelolaan dan pemantauan itu. Hal ini tidak mudah, namun Anda selalu bisa menggunakan jasa dari konsultan untuk lingkungan seperti Visi Dunia Hijau, yang akan membantu dalam proses penyusunan sekaligus realisasinya.