Penyakit Flu burung (Avian Influenza) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus HPAI (highly pathogenic avian influenza virus) yang pada awalnya hanya dapat menyerang unggas. Akan tetapi, pada beberapa varian tertentu virus yang ada mengalami mutasi hingga menjadi semakin ganas dan mampu menyerang babi maupun manusia. Penyebab dari fu burung di kawasan Asia sendiri adalah karena adanya sekelompok virus dari tipe A dengan subtipe H5N1 yang tergolong sangat ganas.

Masa inkubasi dari virus H5N1 di dalam tubuh inang berjalan antara 1 hingga 7 hari, dengan diiringi gejala demam, nyeri otot, sakit tenggorokan, batuk, sakit kepala, keluar lendir bening (dari hidung), lemas, radang paru-paru hingga sesak napas. Penyakit yang disebabkan karena virus ini bahkan juga menyebabkan kematian dalam kurun waktu yang begitu cepat. Virus tersebut dapat bertahan dalam air selama kurang lebih 4 hari dalam suhu 22 derajat Celcius atau lebih dari 30 hari dengan suhu 0 derajat Celcius. Akan tetapi virus ini juga dapat mati pada tahap pemanasan di atas 60 derajat, paling tidak selama 30 menit.

Sementara itu penyakit yang disebabkan oleh virus ini dapat menular melalui feses unggas, konsumsi daging yang terserang penyakit, telur beserta cangkang uang terkotori oleh feses maupun lendir dari unggas yang terinfeksi. Sehingga sangat perlu bagi anda untuk mewaspadai konsumsi daging serta memperhatikan proses pengolahannya. Akan lebih baik lagi jika anda menghindari untuk konsumsi telur mentah maupun setengah matang.