Memiliki anak yang memiliki kecerdasan otaknya tinggi akan membuat mam merasa bangga dengannya. Maka dari itu sebagai Mam dan Pap yang baik, merawat anak dengan baik dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh anak di masa pertumbuhannya adalah hal yang teramat penting sekali. Mengenai masalah perkembangan kecerdasan ini sendiri bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu seperti genetika atau keturunan seperti asupan gizi atau nutrisi otak

Bagaimana Cara Mam untuk Mengoptimalkannya?

nutrisi otak
nutrisi otak

Pada saat memasuki usia 2 tahun si kecil dalam hal ini sudah mampu untuk makan, beberapa jenis makanan sudah bisa Mam kenalkan. Diantaranya yaitu mulai dari sumber karbohidrat seperti nasi, roti, sereal. Kemudian sumber protein diantaranya ikan, daging, telur, susu, kacang-kacangan. Selanjutnya sumber vitamin seperti sayur, buah, air dan mineral. Mam harus bijak dalam hal ini mengenai pemilihan jenis asupan, maka dari itu Mam juga bisa memberikan asupan yang bergizi serta tepat guna mengembangkan kecerdasan si kecil.

Makanan yang dibutuhkan Si Kecil untuk Menutrisi Otak

Nutrisi otak untuk anak yang berperan dalam hal ini yaitu makanan yang mempunyai kandungan lemak seperti omega 3, terutama DHA (docosahexaenoic acid), EPA (asam eicosapentaenoic), dan AA (asam arakidonat). Perlu Mam ketahui bahwa DHA dan EPA merupakan asam lemak jenuh ganda rantai panjang ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan otak. khususnya ini pada saat pacu tumbuh otak yang secara struktural maupun fungsional. Keduanya membangun sel-sel neuron otak yang merupakan sebagai bekal untuk kecerdasan si Kecil.

Omega 3 ini bisa Anda dapatkan dari Ikan contohnya seperti salmon, ikan tenggiri, ikan sarden, ikan tuna, ikan todak ataupun bisa juga ikan patin. Dengan adanya kreativitas pengolahan, maka tentu saja bunda bisa memberikan ikan dengan menu makan sikecil. Dalam hal ini Mam tidak perlu khawatir kalau si Kecil memiliki alergi pada ikan, karena seperti telur, keju dan kacang kedelai juga bisa Memberikan. Karena beberapa jenis makanan tersebut juga memiliki kandungan omega 3. Dalam hal ini pastikan untuk memberikan kepada si Kecil yang sesuai dengan porsinya serta kebutuhan kalori dan protein si Kecil.

Selain memberikan omega 3, sebaiknya Anda berikan juga asupan yang memiliki kandungan zat besi. Mengenai perkembangan otak tentunya tidak terlepas dari pembentukan mielin atau nama lainnya serabut saraf. Pada proses yang satu ini zat besi memiliki fungsi membentuk dan memelihara myelin. Zat besi ini juga dapat mempengaruhi aktivitas saraf yang ada di otak. Makanan yang kaya dengan zat besi contohnya yaitu seperti kismis, bayam, bit, jagung, kangkung, kacang-kacangan. Serta beberapa jenis makanan tersebut juga bisa merangsang fungsi otak yang berguna untuk mengasah daya ingat atau memori jangka pendek maupun jangka panjang.

Kemudian zat lain yang juga dibutuhkan untuk perkembangan kecerdasan anak yaitu Asam Folat, ini mempengaruhi fungsi memori jangka pendek di otak. Mam dalam hal ini bisa memberikan makanan seperti halnya jeruk, alpukat, hati ayam, kacang hijau yang tentu saja kaya asam folat bagi si Kecil. Kemudian juga tidak ketinggalan untuk vitamin B kompleks yang memiliki fungsi untuk meningkatkan kerja memori otak dan dapat melindungi saraf di otak. Sebaiknya mam memberikan secara bergantian makanan diantaranya seperti nasi, roti, keju, susu, daging sapi, ayam, wortel, kacang-kacangan yang kaya akan vitamin B bagi si Kecil.

Selain beberapa makan diatas pastikan Mam diberikan susu untuk anak, yang berguna untuk menutrisi otaknya. Susu yang memiliki kandungan nutrisi tepat untuk anak yaitu wyeth nutrition.