Banyak orang tua yang terobsesi mempunyai anak yang pintar sampai-sampai tanpa disadari memaksakan anaknya untuk ikut berbagai macam les. Hal itu disebabkan karena masih banyaknya orang tua yang beranggapan bahwa anak pintar adalah anak yang rajin belajar. Meskipun pendapat tersebut tidak salah tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Cara menjadi pintar bukan hanya bisa didapatkan dengan belajar saja.

Yang disebut pintar itu sebenarnya adalah kemampuan anak secara intelektual. Dan bukan hanya intelektual secara akademis saja yang membuat anak menjadi pintar melainkan ada bidang lainnya. Selain belajar, inilah beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan intelektual anak.

Cara Untuk Meningkatkan Kemampuan Intelektual Anak

Murottal

Murotal memiliki hubungan dengan perkembangan otak pada anak, itulah mengapa banyak orang tua yang sering memperdengarkan murotal pada janin dalam kandungannya. Ternyata menurut penelitian suara lantunan murotal akan membuat neuron-neuron pada otak menjadi aktif. Jadi murotal memang bisa membentuk anak pintar dan menyeimbangkan kerja otak si kecil.

Olahraga

Berprestasi bukan hanya secara akademik saja bisa juga dengan jalan yang lain. Siapa yang tidak bangga jika memiliki anak yang bisa menjadi atlet terkenal dan menghasilkan banyak medali. Mengarahkan si kecil untuk aktif melakukan olahraga bukan sekedar karena ingin menjadikannya atlet saja. Penelitian yang dilakukan di Jerman membuktikan bahwa anak dengan aktivitas fisik yang tinggi akan lebih mudah dalam menyerap pengetahuan yang baru didapatkannya. 

Olahraga merupakan bentuk aktivitas fisik yang baik bagi anak. Mulai sekarang jangan hanya membebani anak dengan banyak les saja tetapi berikan kesempatan pada mereka untuk melakukan aktivitas fisik seperti main bola dan sejenisnya. Selain bagus untuk perkembangan otaknya, olahraga juga akan meningkatkan rasa percaya diri si kecil.

Membaca Bersama

Membacakan cerita menjelang tidur adalah kebiasaan yang baik namun sebenarnya ada cara yang lebih efektif dilakukan jika ingin anak pintar. Jangan hanya membacakan cerita saja sementara si kecil hanya diam dan mendengarkan tetapi ajak mereka untuk membaca bersama-sama buku cerita tersebut. Dengan membaca bersama akan membantu anak meningkatkan kemampuannya mengenal huruf secara baik.