Manusia adalah makhluk yang tercipta dengan fitrah berupa keinginan, dan setiap manusia memiliki keinginan yang berbeda-beda berdasarkan prakondisi lingkungannya, ada yang sudah merasa cukup puas dengan hanya memiliki satu keinginan yang ingin diraih dalam hidupnya dan ada juga yang memiliki banyak keinginan untuk ia capai, hal ini bisa disebut dengan impian. Kerasnya kehidupan kemudian menjadi medan tersendiri yang akan menyeleksi para pemimpi ini dalam mengejar impiannya, ada yang tertatih-tatih, ada yang dalam sekejap dapat meraihnya karena beberapa faktor, ada yang semangatnya tak pernah padam, ketika gagal maka ia akan bangkit lagi dan begitu seterusnya, namun ada juga yang langsung menyerah dalam sekejap, ini adalah seleksi alam yang terus berlangsung sampai saat ini.

Manusia dengan bekal impian akan terlihat lebih hidup dari pada mereka yang tidak memiliki impian sama sekali. Impian adalah sesuatu yang mampu menjadi suplemen baik bagi mereka dalam menjalani hari-hari, impian akan membentuk karakter pejuang dengan fokus terhadap sebuah tujuan yang jelas ingin ia perjuangkan mati-matian untuk meraihnya. Setiap orang memiliki langkah yang berbeda-beda dalam mengejar impiannya, ada yang memilih langsung mencari pengalaman kerja di bidang yang sesuai dengan impiannya, dan ada juga yang memilih untuk menempuh pendidikan degan mengambil jurusan yang sesuai dengan impiannya sebagai bekal ilmu di masa depan untuk meraih impiannya. Tidak ada yang salah dengan kedua langkah tersebut, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, jika anda memilih untuk terjun langsung menjalani pekerjaan yang sesuai dengan impian anda di masa depan, maka anda akan lebih terlatih dalam menghadapi realita dan tantangan-tantangan yang terjadi di lapangan, namun proses ini membutuhkan kerja keras karena anda dituntut untuk melakukan pekerjaan tanpa persiapan ilmu yang lebih matang, maka proses yang dijalani juga cukup panjang.

Ilmu Sebagai Bekal untuk Berjuang Hidup

Jika anda memilih untuk menempuh pendidikan terlebih dahulu sebelum terjun langsung ke bidang yang sangat anda impi-impikan sebagai jembatan untuk meraih impian anda yang lainnya, maka anda akan lebih siap dalam menjalani proses di lapangan. Hal ini dikarenakan anda telah mengantongi dasar-dasar ilmu di bidang tersebut, terlebih kebanyakan instansi pendidikan tentu memberi pelajaran tambahan berupa kelas praktik sebagai bekal bagi siswa atau mahasiswanya saat terjun di dunia kerja. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa bekal ilmu sebelum bertindak sangatlah penting, hal inilah yang kemudian membentuk konsep tukang bangunan dan seorang arsitek atau sarjana teknik sipil.

Seorang tukang adalah orang yang cukup terampil dalam melakukan pekerjaannya, terutama keterampilan dalam mengolah bahan dan teknik dalam perwujudannya, sangat berbeda dengan peran seorang arsitek yang memiliki peran dalam merancang sebuah bangunan yang artistik dan peran seorang sarjana teknik sipil yang bertugas dalam memperhitungkan banyak hal dalam pembangunan, mulai dari bahan yang digunakan, ketebalan cor, kekokohan rangka, teknik penyatuan rangka, semua butuh perhitungan khusus agar kontruksi bangunan lebih kokoh dan kuat dalam jangka waktu yang panjang. Dalam status sosial penghargaan terhadap tukang dan seorang arsitek tentu berbeda.

Hal yang sama juga terjadi pada konteks lingkungan seorang seniman dan seorang pengrajin. Seorang seniman memiliki sebuah orisinalitas dalam setiap karya yang ia ciptakan, sedangkan seorang pengrajin tidak jarang justru meniru desain seorang seniman untuk kemudian diproduksi secara massal, maka orisinalitas desain tetap saja menjadi milik sang seniman. Hal inilah yang menjadi dasar pembeda harga antara karya seorang seniman dan karya seorang pengrajin, dimana karya seorang seniman cenderung tidak diproduksi secara massal, atau dengan kata lain lebih eksklusif dan limited edition, sedangkan karya para pengrajin terbilang tidak eksklusif karena diproduksi dalam jumlah besar. Para kolektor atau pecinta seni tentu akan lebih memilih karya seni yang diproduksi secara terbatas, karena hal ini sangat berpengaruh dalam status sosialnya sebagai pengguna barang berkualitas.

Dengan adanya sistem kasta di tengah masyarakat ini tentu menjadi pemicu semakin beratnya bagi setiap orang dalam memperjuangkan impian mereka, maka dari itu pendidikan adalah hal yang tidak bisa dianggap enteng sebagai salah satu proses untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan. Menuntut ilmu tidak hanya berlandaskan ingin mendapatkan pengakuan di tengah masyarakat, namun lebih kepada peran ilmu dalam menjalani kehidupan menuju masa depan yang lebih baik. ilmu adalah bentuk pemahaman yang dimiliki oleh seseorang terhadap sesuatu agar ia mampu menilai dan mengambil keputusan yang lebih bijak dalam bertindak, orang yang berilmu tentu akan memiliki sikap yang lebih bertanggung jawab, berbeda dengan orang yang hanya sebatas tau tanpa mendalami pengetahuan yang dimilikinya lebih jauh untuk sampai pada titik dimana ia mampu menghayati pengetahuan yang dimilikinya.

Bahkan beberapa orang yang sukses tanpa mengenyam pendidikan sebelumnya mengakui bahwa betapa pentingnya menuntut ilmu, diluar sana ada banyak orang sangat ingin menuntut ilmu di bangku sekolah namun terkendala oleh biaya, hal ini dikarenakan semakin meningkatnya biaya pendidikan setiap tahunnya, bahkan tidak jarang beberapa diantara mereka yang terpaksa harus putus sekolah karenanya. Banyak yang memiliki semangat untuk menuntut ilmu namun terkendala oleh masalah finansial keluarga, maka dari itu bagi kaum akademisi yang lebih beruntung dalam hal ini sangat perlu menghayati situasi semacam ini, hal ini dikarenakan banyak pelajar atau mahasiswa yang tidak bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, hal tersebut tentu sangat disayangkan karena setiap waktu yang kita lewati adalah kesempatan dan anugerah yang luar biasa bagi kita untuk lebih menghayati ilmu yang kita dapatkan agar kelak tidak hanya sekedar memenuhi memori saja, namun menjadi bekal untuk dapat berbagi dengan orang lain, karena pada hakikatnya ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat kita bagikan untuk kebaikan bersama.

Jika anda memiliki sebuah keluarga dengan penghasilan yang cukup namun masih membutuhkan tambahan dana untuk menyekolahkan anak anda, maka salah satu solusinya adalah melalui pinjaman dana cepat dan tien24. Jika anda membutuhkan dana dalam waktu singkat dan dalam jumlah yang cukup besar, maka anda bisa langsung mengunjungi website tersebut untuk info lebih lanjut, tidak hanya untuk kebutuhan pendidikan, namun juga untuk berbagai kebutuhan lainnya seperti pinjaman modal untuk berwirausaha dan lain sebagainya tanpa harus memberikan jaminan sedikitpun. Namun dengan pertimbangan bunga yang tentu lebih besar dari pada pinjaman uang di bank-bank swasta pada umumnya, maka dari itu, sebelum anda memutuskan untuk melakukan peminjaman ada baiknya anda melakukan pertimbangan yang lebih matang agar kedepannya tidak ada pihak yang dirugikan sama sekali dan tidak menjadi penyebab bertambahnya beban yang kelak harus anda pikul dalam menjalani kehidupan anda yang lebih nyaman.