Kurangnya perawatan pada sistem pengereman tromol dapat berakibat fatal. Sebab pengereman tromol merupakan alat yang sangat penting  pada kendaraan yang dapat menyelamatkan nyawa pengendara. Memang bila kanvas pengereman telah habis harus cepat diganti, tapi bagimana jika masih dapat dipakai ? Bila kanvas masih dapat digunakan, kita tinggal mengeksekusi perawatan rutin saja dan tak terlalu sulit kok mengeksekusi perawatan berkalanya. Dalam mengeksekusi perawatan tromol pengereman yang kita lakukan adalah mempersiapkan alat yang diperlukan, seperti kunci pas, tang dan ampelas.Dalam mengeksekusi penggantian, tak ada patokan kilometer yang pasti.

Merawat Pengereman Tromol

Kamu dapat merasakan atau melihat apakah kanvas pengereman telah saatnya diganti apa belum saatnya diganti yaitu lihatlah tuas yang terdapat pada tromol, kalau semakin kebawah saat pengereman diinjak maka telah pasti kanvasnya telah habis, Selalu periksa kondisi dan posisi tromol, utamanya bagian penampang dudukan cakram, baik buat teromol baru maupun teromol bekas. Bersihkan tromol terlebih dahulu dan pastikan penampang cakram dalam keadaan bersih, pastikan permukaan dudukan cakram rata, hal ini bertujuan agar cakram cakram berputar secara simetris sehingga beban kanvas pengereman tak terlalu berat.

Sering membersihkan kaliper dan pin fleksiblenya, hal ini bertujuan agar tekanan yang diberikan kanvas pengereman sama rata. Perhatikan jarak bebas antara cakram dan kanvas rem, jika belum sempurna maka atur kembali dalam posisi yang tepat atau putar roda motor tersebut dan lihat cakram cakram tak disarankan menyentuh kanvas rem, berikan sedikit jarak, itu merupakan cara setting cakram dan kanvas.

Pastikan selalu bearing roda terlumasi dengan baik dan lakukan pelumasan secara berkala. Bagian ini bertujuan buat menghindari terjadinya speling pada bearing, dan akibatnya dapat membuat cakram cakram bersinggungan dengan kanvas rem, masalah tersebut sering dialami oleh pengendara motor, cara ini juga sering diterapkan oleh pecinta otomotif di Indonesia.

Harus rutin mengecek minyak hidrolik pada wadah oli rem. Biasa terjadi kebocoran apabila kerapatan kaliper pengereman bermasalah abkibat pemasangan yang kurang presisi. Kurangnya oli pun mempengaruhi kinerja pengereman cakram. Penggunaan minyak pengereman yang berkualitas pun memberikan dampak positif pada keamanan pemakaian pengereman tersebut.

Perawatan pengereman tromol lebih mudah karena tak menggunakan sistem hidrolik. tetapi, diharuskan membongkar sistem pengereman buat melihat kondisi kanvas yang terdapat di dalamnya, memebersihkan kanvas pengereman dari kotoran yang menempel serta bagian dalam tromol yang bersinggungan dengan kanvas. Tak lupa buat mengecek tali pengereman yang mungkin membuat proses pengereman sedikit terhambat.

Kami sarankan menggunakan pengereman dengan semestinya, saat berkendara usahakan jarak dengan kendaraan di depan tak terlalu dekat, hal ini buat menghindari penggunaan pengereman yang terlalu sering. Saat mengeksekusi pengereman secara terus – menerus maka akan mengakibatkan kanvas pengereman mudah tergerus, sehingga mengurangi umur kanvas atau cepat habis. Sebenarnya merawat pengereman tak sulit jika mematuhi tips dan panduan tersebut, serta menggunakan jasa service pengereman dengan semestinya.