Proses kehamilan sangat memerlukan perhatian yang lebih, baik untuk Mom, suami, bahkan orang di lingkungan sekitar. Bahkan emosi yang terjadi pada Mom sebenarnya dirasakan langsung oleh buah hati. Nah, kali ini Bidan Sela akan menjelaskan tanda janin yang stres di dalam kandungan yang harus diperhatikan. 

Jika Mom kurang memperhatikan kesehatan, seperti kekurangan nutrisi, diabetes, obesitas, atau bermasalah secara psikologis (depresi dan gangguan cemas). Akan membuat perkembangan janin terpengaruh, bahkan bisa sampai stres, loh. Hal ini membutuhkan penanganan segera mungkin, karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan dan gangguan kesehatan bayi dalam kandungan. 

Berikut ini beberapa tanda yang bisa Mom perhatikan dalam mendeteksi kondisi janin yang stres:

1. Gerakan Bayi Terasa Berkurang 

Mom perlu menghitung gerakan dalam perut dengan cara ini. Ketika janin bergerak aktif, berbaringlah dengan posisi miring menghadap kiri. Lalu hitung banyaknya gerakan dalam waktu 10 menit. Hitung pula durasi di setiap gerakanya. 

2. Perut dan Punggung Terasa Nyeri

Jika Mom merasa sakit dan nyeri yang sangat mengganggu, bahkan sampai kesulitan beraktivitas. Bisa jadi disebabkan karena janin kekurangan oksigen, sehingga kandungan bereaksi menekan organ vital yang sangat mengganggu. Hal ini dapat sangat berbahaya baik bagi Mom ataupun si Kecil. 

3. Posisi Janin Abnormal 

Mom bisa mengetahui posisi janin melalui pencitraan USG, jika posisinya abnormal atau sungsang akan mengganggu aliran darah pada kandungan. Hal ini terjadi apabila kepala atau bahu janin menumpang pada tulang pubik Mom. Dokter akan menganjurkan gerakan tertentu agar janin berubah posisi. 

4. Cairan Ketuban Merembes atau Pecah

Kondisi cairan ketuban yang merembes sebelum kontraksi dimulai dapat menjadi tanda janin stres dan terjadi karena adanya masalah. Mom perlu segera ke rumah sakit atau klinik untuk menjalani pemeriksaan dan tes agar dapat mengurangi risiko bayi lahir secara prematur. 

Janin yang stres ini dapat menjadi gangguan kesehatan dan fisik pada bayi hingga lahir prematur. Oleh sebab itu, Mom harus memperhatikan tanda di atas. Tetap jaga kesehatan, asupan makanan, dan emosional ya, Mom. Untuk informasi lainnya mengenai ibu dan anak, Mom dapat mengunjungi web Bidan Sela. Semoga bermanfaat